Pelayanan Hukum Gratis di Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kasi Datun Kejaksaan Negeri Sintang ENDANG DARSONO, SH dan Kasi Intelijen Kejari Sintang SOFIAN, SH. Selama 2 hari tgl 16 dan 17 september 2019 melakukan pelayanan hukum gratis kepada masyarakat pedalaman dan perbatasan di kab. Sintang tepatnya di balai pertemuan warga di ds. Jasa dan ds. Nanga bayan kec. Ketungau hulu kab. Sintang. Pelayanan hukum gratis terhadap masyarakat yang dilakukan oleh kasi datun kejari sintang dilakukan tidak biasa, karena dilakukan dengan mendatangi masyarakat langsung yang ada di wilayah pedalaman dan perbatasan yang ada di kab. Sintang merupakan sebuah inovasi mengingat secara letak geografis wilayah hukum kejaksaan negeri sintang cukup luas sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yg selama ini belum pernah mengenal kejaksaan dan belum mengenal hukum. Dalam melakukan kegiatan tersebut kasi datun kejari sintang dibantu oleh kasi intel kejari sintang (sofian.sh) dan 1 orang staf serta dihadiri oleh stakeholder terkait. Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh masyarakat ds. Jasa sekitar 30 orang dan beberapa kepala desa beserta perangkat desa sekitar diantaranya kepala desa sungai kelik. Kepala desa jasa sdr. Emil salim mengatakan kegiatan yg dilakukan oleh kasi datun kejari sintang sangat memberikan manfaat bagi masyarakat yg ingin berkonsultasi hukum secara gratis apalagi baru kali ini desa jasa didatangi jaksa meskipun desa tersebut telah berdiri sejak 74 tahun yg lalu. Sehingga masyarakat sangat antusias ingin berkonsultasi hukum baik tentang hukum perdata maupun pidana melalui tatap muka. Harapan masyarakat agar kedepannya pihak kejaksaan tetap melakukan pelayanan hukum bagi masyarakat dg mendatangi desa mereka, dan kepala desa jasa sangat mendukung program yang dilakukan oleh kejari sintang khsususnya bidang Perdata dan Tata Usaha Negara sehingga masyarakat menjadi faham hukum dan isu permasalahan hukum yg ada di wilayah lintas batas negara atau perbatasan.

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Pelayanan Hukum Gratis di Perbatasan Indonesia-Malaysia"